Kamis, 21 Januari 2010

Ingin selalu bercerita, tapi apa daya Tuhan berkata lain

Entah apa yang harus aku lakukan sekarang, semua seperti sudah tidak berarti lagi. sebenarnya aku "Ingin selalu bercerita, tapi apa daya Tuhan berkata lain". Aku menulis ini dengan jiwa yang tidak ikhlas, dengan mata yang penuh airmata dan dengan rasa tidak percaya bahwa cerita yang ku bangun dengan kata demi kata, kalimat demi kalimat dan paragraf demi paragraf ini, telah aku hapus sendiri karena aku belum bisa memberi titik di akhir paragraf dari cerita itu yang menandakan cerita tersebut telah menemukan ujungnya, walau aku tidak tau ending dari cerita ini akan berakhir bahagia atau malah sebaliknya.

Ya Allah, aku mencintai dia, bahkan ketika aku memutuskan untuk mundur dan meninggalkan diapun hatiku penuh dengan rasa sayang dan cinta sama dia. Jujur aku tidak ikhlas untuk mengatakan itu semua, namun jika aku lanjutkan cerita ini juga percuma karena aku tidak bisa memberi kepastian untuk akhir cerita ini. Sekarang aku hanya bisa membodohi diriku sendiri, aku adalah penulis cinta yang tiada guna, aku adalah sutradara gagal untuk cerita hidupku dalam kisah cinta karena aku harus melepas pemeran utama hanya karena ending dari sebuah cerita yang belum bisa aku pastikan berakhir bahagia atau sebaliknya.

Ya Allah, tak pernah aku serapuh ini, merasakan bahwa sebuah kesedihan hanya karena seorang wanita yang engkau temukan aku dengan indah, dan harus berpisah bukan sebuah kesedihan yang mendalam. Bukan ini yang aku mau, bukan ini ya Allah, cerita yang ku buat bukan seperti ini. cerita yang aku buat adalah aku bisa hidup bahagia dengan dia, menempati rumah sederhana, memiliki putra-putri yang shaleh dan shalehah dan hidup sebagai sebuah keluarga yang bahagia yang sakinah, mawa'dah dan warahmah. Kenapa ya Allah, kenapa engkau rubah cerita ini..?? kenapa tidak sesuai dengan skenario yang aku buat, apakah ini kehendakMu? apakah ini skenarioMu? kenapa...???? Ampun ya Allah... jika telah tidak percaya dengan takdirmu, namun izinkan aku meneruskan cerita ini sesuai dengan cerita yang aku inginkan.

Ya Allah, Engkau boleh ambil apapun asal jangan Kau ambil dia dariku, aku mohon.. aku mohon.. apa yang harus aku lakukan? apakah aku telah terlambat? apakah karena dosa yang aku buat sehingga aku tidak berhak mendapatkan kebahagiaan yang aku inginkan..??? kalau memang seperti itu, buat apa...??? buat apa Engkau temukan aku dengan dia...??? Aku ngerasa bersalah... telah jatuh cinta dan berhasil membuat dia jatuh cinta kepadaku, namun aku terpasung dengan dosa.... adakah keajaibanMu saat aku merasa yakin dialah jodohku?? adakah belas kasihmu untuk hambaMu yang hina ini ketika aku percaya bahwa dialah wanita pilihanMu, yang bisa menjadi istri yang shalehah buatku dan menjadi ibu yang baik buat anak-anakku kelak...????

Ya Allah, maafkan aku.. maafkan aku telah menyalahkanMu, jika memang ini jalan terbaik buatku dan dia tunjukkan ini memang baik. Satu permintaanku padaMu ya Allah.. Jaga dia untukku aku ngga mau sedikitpun terjadi dengannya, jangan sampai kesedihan menyelimuti hidupnya, dan biarkan senyumnya terus merekah dalam hari-harinya. Aku sendiri sekarang, berusaha menikmati kesendirian walau aku yakin akan lebih bahagia jika bersama dia.

Aku masih akan menunggu keajaiban dariMu, sampai tiba waktunya engkau telah menentukan waktunya. aku akan terus berusaha sendiri tanpa dia, karena aku sudah ngga mau menyakitinya sekarang, lebih baik aku berusaha menyelesaikan sendiri berharap semua selesai dan aku bisa menjemput, semoga semua masih berpihak kepadaku dan aku tidak terlambat untuk menjemputnya. Amien

Selasa, 08 Desember 2009

Semoga kamu bisa...

Sendiri aku di kamar ini, kamar yang selalu menemani kesepianku yang kembali aku dapatkan sekarang, aku merasa sudah tidak ada lagi yang berarti mulai saat ini, bukan karena kesalahan dia, sesungguhnya dia gak salah tapi akulah penyebab mengapa aku kembali merasa kesepian.

Aku sadari kesalahan aku saat dia mengatakan "aku ingin mengahilang". kebodohanku kembali aku ulangi disaat dia merasa bukan menjadi dirinya sendiri. aku yang telah merubah dia untuk menjadi seorang pembohong, dimana yang ku tahu dialah wanita yang amat sangat jujur sebelumnya dan itu berubah seketika saat dia mulai mengenal diriku dan dekat dengan aku.

Dan ketika keputusannya untuk "menghilang" dari hidupku, disitulah aku sadar atas kesalahanku yang telah merubah dia menjadi wanita yang penuh kebohongan, jujur saat ini aku tidak sama sekali menyalahkan dia atas keputusannya, ini semua salah aku dan aku siap untuk menanggung segala resikonya, sekalipun dia memutuskan untuk "pergi" pun aku mencoba untuk menerima semua itu.

Aku kembali sendiri, dan aku kembali kesepian saat ini, setelah aku merasakan dialah yang telah menemaniku namun dia telah "menghilang". senyumku berubah menjadi airmata dan tawaku berubah menjadi sebuah duka. Dan ketika dia membaca ini yang aku mau jangan kasihani aku dengan apa yang aku rasakan sekarang, aku telah terbiasa kesepian dan aku telah terbiasa berkawan dengan kesendirian.

Aku harus kuat, aku harus tetap tersenyum walau senyum itu hanya untuk diri aku sendiri, aku telah terbiasa sendiri aku telah terbiasa sepi, sebelum ada diapun aku telah merasakannya sehingga aku sudah tidak merasa asing dengan kesendirian, aku harus terbiasa lagi dengan air mata sekarang. aku akan kembali duduk disudut kamar itu dengan nyanyian tentang kesendirian.

Aku akan bantu dia untuk menemukan siapa diri dia sebenarnya, aku akan bantu dia untuk menjadi wanita yang penuh dengan kejujuran dan ketulusan karena itulah dia yang aku kenal sampai saat ini.

Semoga kamu bisa...

Kamis, 19 November 2009

Happy Birthday My Little Pooh

[Sing}Hari ini... Hari yang kau tunggu... Bertambah satu tahun... usiamu... Bahagialah kamu...
Yang ku beri... Bukanlah Jam dinding... Bukan seikat bunga...
Atau puisi.. Serta Kalung Hati.... (Jamrud)


Aku hanya bisa buat catatan untuk dia...

Hari ini memang adalah hari bahagia buat dia, dan dia pantas berbahagia hari ini, karena begitu banyak doa dan harapan dari orang-orang yang tersayang di sekeliling dia diberikan hanya untuknya. Aku bisa merasakan kebahagiaanya, senyumannya, tawanya dan semua yang dia rasakan di hari ulang tahunnya.

Yah.. Hari ulang tahun dia, tepat di tanggal 19 November hari ini usianya telah bertambah, karena itulah dia pantas untuk berbahagia, tidak boleh ada kesedihan, tidak boleh ada penderitaan, serta tidak boleh ada air mata kesedihan, kalaupun air mata itu ada, itu adalah air mata kebahagiaan.

Selamat ulang tahun buat my little pooh. karena cuma itu yang bisa aku ucapkan saat ini, disaat aku berharap ada disamping dia, memberikan kado kecupan dikeningnya, memberikan kado pelukan hangat untuk kebahagiaannya dan memberikan kado senyuman termanis untuk dia,namun aku gak bisa, bukan karena gak mau, tapi karena keadaan.

Maafkan aku, karena cuma ini yang aku bisa persembahkan dihari ulang tahunmu, tanpa mengurangi semua harapan dan doa untukmu karena yang pasti didalam doaku selalu ada nama kamu..

Love u...
Miss u...
Kiis u...
Hug u...

Sabtu, 10 Oktober 2009

Dia adalah wanita pilihan

Apa lagi yang harus ku tulis malam ini untuk dia, sepertinya semuanya udah cukup untuk meyakinkan aku bahwa dia adalah wanita pilihan hatiku, bukan karena aku terlalu berlebihan namun perasaan ini yang mengatakan, sungguh ini yang nyata aku rasakan.

Menangis aku karena dia malam ini, merasakan kerinduan yang amat dalam yang sulit aku tahan. Wanita mulia yang telah membuatku merasa gila, sungguh sebuah keberuntungan air mataku jatuh karenanya, bukan karena bersedih tapi karena bahagia.

Aku ingin abadi, abadi merasakan perasaan ini, walau aku belum tau sampai mana aku bisa bertanya, sampai kapan rahasia Tuhan akan terungkap?? sungguh aku ingin mendapat jawaban itu agar aku bisa membahagiakan dia secepatnya jika memang dia benar akan jadi milikku dan tidak terlalu lama memberikan keperihan jika memang keberuntungan bukan milikku, walau aku tau akupun akan merasakan keperihan itu.

Stay with me Nino.. please... ini yang selalu aku minta dari dia, karena aku rapuh sekarang, benar-benar rapuh dengan semuanya karena pada kenyataannya aku belum bisa keluar dari lorong gelap yang membelengguku saat ini. sumpah aku ingin keluar, keluar secepatnya.. aku sudah berlari, berlari mencari pintu yang di depannya sudah ada dia yang menanti dengan cinta dan sayang yang sangat luar biasa yang akan memberikan pelukan dan kecupan yang bisa membuat aku merasa nyaman. Aku tau dia masih menunggu dan akan terus menunggu sampai pada saatnya rahasia Tuhan akan terungkap.

Air mata ini belum berhenti juga, berkhayal keindahan yang seandainya bisa aku dapatkan dari dia, berkhayal ketentraman yang bakal aku dapatkan dari dia. sengaja tak ku usap karena ini adalah sebuah kebahagiaan dan aku tak akan pernah menghilangkan kebahagiaan ini sekarang.

Aku ingin dia tau ketika dia baca ini,
"Kamu adalah wanita pilihan Tuhan untukku, dan kamu juga wanita pilhan hatiku.. tersenyumlah ayg.. tersenyumlah untukku disaat sedihku karena saat ini yang aku punya cuma kamu.. dan kalaupun ada air mata yang menetes dari matamu biarkan dia mengalir di pipimu jangan di usap... biarkan air mata itu jatuh dan membasahi pipiku juga...

Aku mencintamu dan aku menyayangimu... Pelukku untukmu...

Jumat, 02 Oktober 2009

Seperti hidup kembali

Hahahaha... ga tau belakangan ini hati aku mellooooooooooooow banget, di bilang lebay tapi emang itu yang bener-bener aku rasakan sekarang, seperti merasa dalam proses puber ke-2, terlalu cepatkah di saat umurku saat ini...?? Masa bodo... aku lagi jatuh cinta, jatuh cinta dengan perasaan berbeda dari apa yang pernah aku rasakan sekarang... Bidadari cinta selalu mengelilingi aku setiap hari, perasaan kangenpun seperti sudah menjadi sarapan pagi, makan siang bahkan makan malamku.. seakan setiap hari selalu ada dia...

Ngga ngerti... ternyata kita bisa sejauh ini, mencintai dia adalah sebuah kebahagiaan buatku, kenyamanan aku dapatkan dari dia, apalagi...?? apalagi yang belum aku dapatkan kecuali satu.. satu hal yang buatku merasa sedih jika mengingatnya, oleh karena itu aku sepertinya tidak mempedulikan ketakutan itu, yang jelas aku sedang menikmati hari bersamanya, menikmati setiap detik dengan cinta.. aku bisa rasakan... aku bisa merasakan cintanya pun begitu besar buat aku...

Seperti hidup kembali... yah aku seperti baru bangkit dari mati suri yang berkepanjangan akibat belenggu yang sulit ku lepaskan, walau sampai sekarang rantai itu belum lepas dari diriku, tapi dengan adanya dia.. aku punya semangat baru buat melepaskan belenggu itu.

Aku tau cuma Allah yang bisa merubah yang tidak mungkin menjadi mungkin, hanya Dia yang menyusun takdirku, mautku, jodohku dan rezekiku, tapi selama aku boleh berharap yang akan menjadi takdirku adalah dia.. yang akan menjadi jodohku adalah dia, yang akan menjadi yang terakhir buatku adalah dia, yang akan menjadi istriku nanti adalah dia, yang akan menjadi ibu dari anak-anakku adalah dia... dia... dia... dan dia.... bukan yang lain...

Terima kasih untuk kamu.. yang telah buatku seperti hidup kembali... aku bahagia bisa mencintaimu..