Malam yang menyedihkan aku rasakan, ketika hati merasa bahwa sudah tidak ada lagi kesempatan untuk bisa bersama dia karena sebuah kesalahan masa lalu. Tak hentinya aku memandangi wajahnya semalaman, wajah yang telah membuatku yakin dialah orangnya, orang yang terakhir yang akan menjadi milikku walau semua kehendak tetap ada pada yang maha kuasa.
Ketika pagi mulai menyapa, semangatku seperti telah di serap oleh kesedihan yang mendalam, tidak ada gairah dan aku merasakan bahwa inilah akhir dari sebuah cerita, sampai aku merasakan semua telah berubah, tak ada satupun pesan yang aku dapatkan di layar ponselku sampai aku beranikan diri untuk bisa menyapanya dengan mengatakan semua telah berubah.
Pesanpun kemudian masuk, tapi kenapa justru aku tambah sedih, tapi kenapa justru aku seperti bukan siapa-siapa lagi? Aku rapuh aku, aku seperti orang tolol pagi itu. dan aku agak tau apakah aku siap untuk melewati hari itu tanpa dia.
Sepanjang jalan merupakan perjalanan yang gila buatku, di balik kaca helm aku air mataku terus dan terus mengalir, aku semakin lemah dan hampir aku urungkan niatku, niat untuk mendapatkan pekerjaan baru. Tapi dia memberikan semangat lagi buatku, walau dalam keadaan seperti ini dia tetap ada, dia yang membuat air mata ini tapi dia juga yang telah menghentikannya...
Ternyata cerita itu terus berlanjut, cerita yang aku pikir telah berakhir, walau mungkin akan butuh lama untuk menyelesaikannya, namun cepat atau lambat cerita ini akan segera berakhir. Pertanyaannya akankah cerita berakhir dengan happy ending? ataukah akan berakhir dengan bad ending? Rasa dan harapanku masih tetap sama, walau dia merasa bahwa rasa tetap sama namun harapan telah musnah, tapi doa dan harapakku tak akan pernah berhenti untuk bisa bersamanya, bersama dalam sebuah ikatan yang nyata, dan itu akan terjadi dan pasti akan terjadi...
Terima kasih ya Allah, engkau telah kirimkan dia sebagai penyemangat hidupku, nyaman dan tenang ku rasakan dengannya, senyuman kembali aku dapatkan karena dia, diriku telah aku dapatkan kembali setelah sekian lama di penuhi dengan kepalsuan. tapi dengan dia aku merasa menjadi diriku sendiri, aku merasa menjadi manusia yang paling bahagia dan aku harap ini bukan hanya sementara..
Dia ya Allah... Dia yang ku harapkan, jangan hancurkan aku lagi karena harus kehilangan dia, aku harus bisa menjadi miliknya.. berikan kemudahan, kelancaran dan kekuatan untuk terus bisa bersama dia...
Ketika pagi mulai menyapa, semangatku seperti telah di serap oleh kesedihan yang mendalam, tidak ada gairah dan aku merasakan bahwa inilah akhir dari sebuah cerita, sampai aku merasakan semua telah berubah, tak ada satupun pesan yang aku dapatkan di layar ponselku sampai aku beranikan diri untuk bisa menyapanya dengan mengatakan semua telah berubah.
Pesanpun kemudian masuk, tapi kenapa justru aku tambah sedih, tapi kenapa justru aku seperti bukan siapa-siapa lagi? Aku rapuh aku, aku seperti orang tolol pagi itu. dan aku agak tau apakah aku siap untuk melewati hari itu tanpa dia.
Sepanjang jalan merupakan perjalanan yang gila buatku, di balik kaca helm aku air mataku terus dan terus mengalir, aku semakin lemah dan hampir aku urungkan niatku, niat untuk mendapatkan pekerjaan baru. Tapi dia memberikan semangat lagi buatku, walau dalam keadaan seperti ini dia tetap ada, dia yang membuat air mata ini tapi dia juga yang telah menghentikannya...
Ternyata cerita itu terus berlanjut, cerita yang aku pikir telah berakhir, walau mungkin akan butuh lama untuk menyelesaikannya, namun cepat atau lambat cerita ini akan segera berakhir. Pertanyaannya akankah cerita berakhir dengan happy ending? ataukah akan berakhir dengan bad ending? Rasa dan harapanku masih tetap sama, walau dia merasa bahwa rasa tetap sama namun harapan telah musnah, tapi doa dan harapakku tak akan pernah berhenti untuk bisa bersamanya, bersama dalam sebuah ikatan yang nyata, dan itu akan terjadi dan pasti akan terjadi...
Terima kasih ya Allah, engkau telah kirimkan dia sebagai penyemangat hidupku, nyaman dan tenang ku rasakan dengannya, senyuman kembali aku dapatkan karena dia, diriku telah aku dapatkan kembali setelah sekian lama di penuhi dengan kepalsuan. tapi dengan dia aku merasa menjadi diriku sendiri, aku merasa menjadi manusia yang paling bahagia dan aku harap ini bukan hanya sementara..
Dia ya Allah... Dia yang ku harapkan, jangan hancurkan aku lagi karena harus kehilangan dia, aku harus bisa menjadi miliknya.. berikan kemudahan, kelancaran dan kekuatan untuk terus bisa bersama dia...


